Meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe GGE pada mata pelajaran PPKn

Authors

  • I Ketut Arumada SMA Negeri 1 Marga

DOI:

https://doi.org/10.5281/zenodo.4004162

Keywords:

cooperative, Group to Group Exchange, PPKn learning outcomes

Abstract

This action research was carried out at SMA Negeri 1 Marga, with the aim of knowing the improvement of PPKn learning outcomes, through the application of the Group to Group Exchange (GGE) type of cooperative learning model. The research subjects were students of class XI IPS-2 in the academic year 2017/2018 odd semester. While the object of research is the results of learning in
the PPKn KD subject. 3.3 Describing the legal and judicial system in Indonesia in accordance with the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia and 4.3 Presenting the results of reasoning about the legal and judicial systems in Indonesia in accordance with the Constitution of the Republic of Indonesia Indonesia 1945. Data on student learning outcomes is obtained through learning outcomes tests. The data analysis was conducted in a descriptive qualitative manner. In this study, the success criteria were determined as follows: (1) the minimum mean value of
student learning outcomes was 75%, and (2) classical learning completeness was at least 85%. Based on the results of data analysis, the following results were obtained: (1) in the first cycle, the mean value of learning outcomes reached 70.61 and classical learning completeness was 73.53%; (2) in cycle II, the mean value of learning outcomes reached 78.15 and classical learning completeness was 88.24%. In conclusion, the implementation of the GGE type of cooperative learning model can improve the learning outcomes of students in class XI IPS-2 in the academic
year 2017/2018 odd semester SMA Negeri 1 Marga, Tabanan Regency, Bali.

Penelitian tindakan ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Marga, bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar PPKn, melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group to Group Exchange (GGE). Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPS-2 tahun pelajaran 2017/2018 semester gasal. Sedangkan objek penelitian adalah hasil belajar pada mata pelajaran PPKn KD 3.3 Mendeskripsikan sistem hukum dan peradilan di Indonesia sesuai dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan 4.3 Menyaji hasil
penalaran tentang sistem hukum dan peradilan di Indonesia sesuai dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Data hasil belajar siswa diperoleh melalui tes hasil belajar. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Pada penelitian ini, kriteria keberhasilan ditentukan sebagai berikut: (1) nilai rerata hasil belajar siswa minimal sebesar nilai KKM yaitu 75 dan (2) ketuntasan belajar secara klasikal minimal mencapai 85%. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh hasil penelitian sebagai berikut: (1) pada siklus I, nilai rerata hasil belajar mencapai 70,61 dan ketuntasan belajar secara klasikal sebesar
73,53%; (2) pada siklus II, nilai rerata hasil belajar mencapai 78,15 dan ketuntasan belajar secara klasikal sebesar 88,24%. Kesimpulan, penerapan model pembelajaran kooperatif tipe GGE dapat meningkatkan hasil belajar PPKn siswa kelas XI IPS-2 tahun pelajaran 2017/2018 semester gasal SMA Negeri 1 Marga, Kabupaten Tabanan, Bali.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arikunto, S. (2008). Penelitian tindakan kelas. PT. Bumi Aksara.

Eka Yulistiana Dewi, Wiyasa, dan Semara Putra. (2014). Pengaruh model pembelajaran group to group exchange berbantuan media gambar terhadap hasil belajar IPS siswa kelas IV SD Gugus II Tampaksiring. Jurnal Mimbar PGSD Undiksha, 2(1), DOI: http://dx.doi.org/10.23887/jjpgsd.v2i1.4420.

Dyah Oki D., dan Sujadi. (2015). Efektifitas group to group exchange terhadap hasil belajar matematika ditinjau dari motivasi belajar siswa kelas X Akuntansi SMK Negeri 1 Bawang, Banjarnegara. Jurnal Pendidikan Matematika, 3(3), 327-336.

Fiteriani, I. & Suarni. (2016). Model pembelajaran kooperatif dan implikasinya pada pemahaman belajar sains di SD/MI (Studi PTK di Kelas III MIN 3 Wates Liwa Lampung Barat). Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar, 3(2), 1-22, p-ISSN: 2355-1925.

Ihsan. (2017). Kecenderungan global dalam proses pembelajaran pendidikan pancasila dan kewarganegaraan di sekolah. JPK: Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan, 2(2), 48-58.

Okta Dwi Arini, Raka Rasana, dan Suarni. (2013). Pengaruh Strategi Pembelajaran Aktif Group to Group Exchange terhadap hasil belajar matematika kelas V SD. Journal Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha Jurusan Pendidikan Dasar, 3(1), 44-53.

Purwanto. (2013). Evaluasi hasil belajar. Pustaka Pelajar.

Restu Wijayanto. (2014). Penggunaan metode group to group exchange (GGE) untuk meningkatkan prestasi belajar dan sikap peduli sosial pada mata pelajaran IPS siswa kelas V SDN 3 Pengasih Kulon Progo. [Skripsi, Universitas Negeri Yogyakarta].

Supriyono, A. (2013). Cooperative Learning. Pustaka Pelajar.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 59 Tahun 2014 Tentang Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2016 Tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Pelajaran pada Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah.

Widana, I. W. (2017). Higher order thinking skills assessment (HOTS). Journal of Indonesia Student Assessment and Evaluation (JISAE), 3(1), 32-44, http://doi.org/10.21009/JISAE.031.04.

Widana, I. W. (2014). Pengembangan bank soal. Emasains, 3(2). pp. 43-49. ISSN 2302-2124.

Published

2020-08-30

How to Cite

Arumada, I. K. (2020). Meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe GGE pada mata pelajaran PPKn. Indonesian Journal of Educational Development, 1(2), 252-261. https://doi.org/10.5281/zenodo.4004162

Issue

Section

Articles