Penggunaan media daun kelor pada pelajaran sejarah kebudayaan islam terhadap hasil belajar di MTs Negeri 2 Lembata

Authors

  • Hatman Pa’Mudin MTs Negeri 2 Lembata

DOI:

https://doi.org/10.5281/zenodo.4284185

Keywords:

Moringa Leaves, Learning Outcomes, History of Islamic Culture

Abstract

Teachers are required to have skills in using learning methods and media, which are used as a tool to distribute material to students. The fact is that the learning patterns used by teachers today still use makeshift media, so students are less interested and bored with Islamic Cultural History lessons. Because they have to know the names of figures, years, and historical places that are difficult for students to remember. It takes teacher creativity in using learning media to arouse student learning motivation. Besides the consumption of Moringa Leaves, it is also used as a medium in the learning process in class, by utilizing the parts or fins of the bone Moringa Leaves to understand the learning material provided by the teacher. This study aims to determine the learning process using the Moringa Leaf media on student learning outcomes in Islamic Cultural History (SKI) lessons. This research is a classroom action research conducted in two cycles, each cycle carried out through the process of planning, action, observation and reflection. The subjects in this study were 25 VII-C grade students. The research data were obtained using observation sheets and questionnaires. Furthermore this data is analyzed using the percentage formula. The results obtained are a). The teacher was ready to use the Moringa Leaf media in the first cycle with a percentage of 62.07% and the second cycle with a percentage of 84.08%. b). Student learning outcomes on the material of the preaching strategy of the Prophet Muhammad Shallahu a Alaihi Wassallam in Mecca in MTs Negeri 2 Lembata also increased, with a percentage of 72.86% in the first cycle, and 80.84% ​​in the second cycle. The results of students' mastery learning also increased with a percentage of 67.47% in the first cycle and 82.46% in the second cycle. The use of Moringa Leaf media in the subjects of Islamic Cultural History can improve student learning outcomes in MTs Negeri 2 Lembata.

Guru wajib memiliki kecakapan dalam menggunakan metode dan media pembelajaran, yang dijadikan sebagai alat untuk menyalurkan materi kepada peserta didik. Kenyataannya bahwa pola pembelajaran yang digunakan oleh guru saat ini masih menggunakan media seadanya, sehingga siswa kurang berminat dan bosan dengan pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam. Karena harus mengetahui nama-nama tokoh, tahun, dan tempat-tempat bersejarah yang sulit untuk diingat oleh peserta didik. Dibutuhkan kreativitas guru dalam menggunakan media pembelajaran untuk membangkitkan motivasi belajar siswa. Daun Kelor selain di konsumsi, juga digunakan sebagai media dalam proses pembelajaran di kelas, dengan cara memanfaatkan bagian-bagian atau sirip-sirip tulang Daun Kelor tersebut untuk memahami materi pembelajaran yang diberikan oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembelajaran menggunakan media Daun Kelor terhadap hasil belajar siswa pada pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan sebanyak dua siklus, setiap siklus dilaksanakan melalui proses kegiatan perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII-C sebanyak 25 orang. Data hasil penelitian diperoleh dengan menggunakan lembar observasi dan angket. Selanjutnya data ini dianalisis dengan menggunakan rumus persentase. Hasil yang diperoleh adalah a). Guru telah siap menggunakan media Daun Kelor pada siklus I dengan persentase 62,07% dan siklus II dengan persentase 84,08%. b). Hasil pembelajaran siswa pada materi strategi dakwah Nabi Muhammad Shallahu ‘Alaihi Wassallam di Mekah di MTs Negeri 2 Lembata juga meningkat, dengan persentase 72,86% pada siklus I, dan 80,84% pada siklus II. Hasil ketuntasan belajaran siswa juga meningkat dengan persentase 67,47% pada siklus I dan 82,46% siklus II. Penggunaan media Daun Kelor pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam dapat meningkatkan hasil belajar siswa di MTs Negeri 2 Lembata.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anwar, A. (2011). Modul pengembangan dan pengemasan media pembelajaran. Zanafa Publishing

Arsyad, A. (2013). Media pembelajaran. Rajawali Pers.

Arikunto, S. & Supardi, S. (2015). Penelitian tindakan kelas (edisi revisi). Bumi Aksara.

Darmadi, H. (2012). Kemampuan dasar mengajar (Landasan dan Konsep Implementasi). Alfabeta.

Dirjen Pendis. (2019). Sejarah kebudayaan Islam.

Hamdani. (2011). Strategi Belajar Mengajar. Pustaka Setia

Kurniasih, I & Sani, B. (2016). Ragam pengembangan model pembelajaran. Kata Pena.

Kurniasih, I & Sani, B. (2014). Sukses mengimplementasikan kurikulum 2013. Kata Pena.

Mulyasa, E. (2011). Menjadi guru profesional. Rosda.

Musfiqon. (2012). Pengembangan Media Belajar Dan Sumber Belajar. Prestasi Pustakakarya.

Nurdyansyah, E. F. F. (2016). Inovasi model pembelajaran. Nizamia Learning Center

Putri, O. D. (2011). Sejuta kasiat daun kelor. Berlian Media.

Sardiman, A.M. (2016). Interaksi dan motivasi belajar mengajar. CV. Rajawali. Jakarta

Rusydiana, U. (2020). Gurusiana. Piramida Literasi. https://uzlifahrusydiana.gurusiana.id/article/2020/4/piramida-literasi-4496163?bima_access_status=not-logged

Saud, S. U. (2012). Pengembangan profesi guru. Alfabeta.

Sudjana, N. (2012). Penilaian hasil proses belajar mengajar. Remaja Rosdakarya.

Syifa, S. M. (2014). 53 Metode belajar dan pembelajaran. Bumi Siliwangi.

Published

2020-11-29

How to Cite

Pa’Mudin, H. . (2020). Penggunaan media daun kelor pada pelajaran sejarah kebudayaan islam terhadap hasil belajar di MTs Negeri 2 Lembata. Indonesian Journal of Educational Development, 1(3), 377-390. https://doi.org/10.5281/zenodo.4284185