Studi Perkembangan Sekolah Khusus Olahraga Disabilitas (SKOD) Indonesia Tahun 2019-2020

Authors

  • Ratna Kumala Setyaningrum Prodi Pendidikan Kepelatihan Olahraga,Universitas Tunas Pembangunan
  • Rima Febrianti Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas Tunas Pembangunan
  • Slamet Santoso Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas Tunas Pembangunan

DOI:

https://doi.org/10.5281/zenodo.4420431

Keywords:

sekolah khusus olahraga, disabilitas, managemen, perkembangan

Abstract

Sekolah Khusus Olahraga Disabilitas (SKOD) Indonesia merupakan sekolah khusus bagi atlet-atlet disabilitas Indonesia yang didirikan di kota Surakarta di bawah nanungan Deputi Pengelolaan Pembinaan Sentra dan Sekolah Khusus Olahraga. Penelitian ini merupakan penelitian studi perkembangan pada Sekolah Khusus Olahraga Disabilitas (SKOD) Indonesia yang bertujuan untuk mengetahui perkembangan Sekolah Khusus Olahraga Disabilitas (SKOD) Indonesia dalam (1) sarana dan prasarana, (2) sistem perekrutan siswa, (3) pogram latihan, (4) managemen pengelolaan dan (5) pendampingan terhadap psikologis siswa. Metode pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Proses pengambilan data diperoleh dari pelatih, atlet dan managemen dari SKOD Indonesia. Teknik analisis data dengan cara mengumpulkan data, mereduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini, yaitu 1) Prasarana dan sarana olahraga yang digunakan oleh siswa SKOD Indonesia dalam kondisi yang baik dan aman untuk program latihan guna mencapai target prestasi yang direncankan. 2) sistem perekrutan siswa dilakukan dengan 2 (dua) cara, yaitu seleksi nasional terbuka dan jalur pemantauan. 3) program latihan sudah sistematis, terstruktur dan terencana sesuai dengan prinsip-prinsip latihan serta adanya evaluasi untuk setiap program masing-masing cabang olahraga. 4) SKOD Indonesia memiliki managemen yang baik, yaitu mempunyai struktur organisasi, mempunyai legalitas dan program kerja. 5) pendampingan psikologi siswa dilakukan oleh ahli psikologi olahraga.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Barnawi & M. Arifin. (2012). Manajemen Sarana dan Prasarana sekolah. Jogyakarta : Ar-Ruzz Media

Effendi, H. (2016). Peranan psikologi olahraga dalam meningkatkan prestasi atlet. Nusantara (Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial), 1(1), 22-30. http://jurnal.um-tapsel.ac.id/index.php/nusantara/article/view/90

Gunawan, I. (2013). Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta : Bumi Aksara

Hadi, R. (2007). Ilmu Kepelatihan Dasar. Semarang : Rumah Indonesia

Irfandi & Zikrur, R. (2017). Managemen Penjas dan Olahraga. Surakarta : Yuma Pustaka

Mulyadi. (2009). Duh, sudah cacat disingkarkan pula!. Retrieved Maret Sabtu, 2017, from www.kompas.com

Lexy J. Moleong, D. M. A. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). PT. Remaja Rosda Karya

Pane, B. S. (2015). Peranan Olahraga Dalam Meningkatkan Kesehatan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 21(79), 1-4. https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/jpkm/article/view/4646

Prasetyo, Y. (2015). Kesadaran Masyarakat Berolahraga Untuk Peningkatan Kesehatan Dan Pembangunan Nasional. MEDIKORA (Jurnal Ilmiah Kesehatan Olahraga), 11(1), 219-228. https://journal.uny.ac.id/index.php/medikora/article/view/2819

Rahardjo, M. (2010). Triangulasi dalam penelitian kualitatif. Malang :http://repository.uin-malang.ac.id/1133/1/triangulasi.pdf

RI. (2016). UU No. 8 Tahun 2016 Tentang Penyandang Disabilitas. مجلة الحاسب للعلوم المحاسبية و المراجعة.

Santika, I. G. P. N. A. (2015). Hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) Dan Umur Terhadap Daya Tahan Umum (Kardiovaskuler) Mahasiswa Putra Semester II Kelas A Fakultas Pendidikan Olahraga Dan Kesehatan IKIP PGRI Bali Tahun 2014. Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi, 1(1), 42-47. Retrieved from https://ojs.ikippgribali.ac.id/index.php/jpkr/article/view/6

Semiawan, C. R. (2010). Perbedaan Kuantitatif dan Kualitatif serta Landasan Teoritis .book google.com

Setiyawan, S. (2017). Visi Pendidikan Jasmani dan Olahraga. JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan Dan Pengajaran), 3(1). Retrieved from http://202.91.10.29/index.php/JIP/article/view/543

Siswanto & Suyanto. (2019). Metode Penelitian Kombinasi Kualitatif dan Kuantitatif Pada Penelitian Tindakan (PTK&PTS). Klaten : Bossscript

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung : ALFABETA

Sumarjo. (2017). Peran Psikologi Olahraga Dan Kepelatihan Dalam Olahraga. Majalah Ilmiah Warta Dharmawangsa, 51, http://jurnal.dharmawangsa.ac.id/index.php/juwarta/article/view/244

Tirtayasa, P. K. R., Santika, I. G. P. N. A., Subekti, M., Adiatmika, I. P. G. & Festiawan, R. (2020). ACTIVE : Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation, 9(3), 173-177, Retrieved from https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/peshr/article/view/41145

Tomoliyus. (2010). Makalah Paduan Kepelatihan Sekolah Dasar. Yogyakarta : FIK UNY

Wilson, P. E., & Clayton, G. H. (2010). Sports and Disability. PM and R. https://doi.org/10.1016/j.pmrj.2010.02.002

Published

2021-01-26

How to Cite

Setyaningrum, R. K., Febrianti, R., & Santoso, S. (2021). Studi Perkembangan Sekolah Khusus Olahraga Disabilitas (SKOD) Indonesia Tahun 2019-2020. Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi, 7(1), 30-37. https://doi.org/10.5281/zenodo.4420431