TEKS GEGELARAN SANG SEWAKA ANGRIPTA SASTRA HOYENG LONTAR MUANG PRASASTI: SEBUAH KAJIAN LINGUISTIK ANTROPOLOGI

Authors

  • Ni Wayan Sariani wayanmesari@gmail.com

Keywords:

Teks GSSASHLMP, Wacana Budaya, Struktur, Makna dan Fungsi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menginterpretasi struktur, makna, dan fungsi yang terkandung dalam teks GSSASHLMP. Berdasarkan fenomena yang diteliti, yakni teks GSSASHLMP, maka penelitian ini tergolong jenis penelitian kualitatif. Penelitian ini menggunakan Linguistik Antropologi sebagai teori utama. Teori struktural, semiotik, fungsi, makna, dan nilai sebagai teori pendukung pada teks GSSASHLMP, untuk melihat aspek-aspek bahasa yang sistematis dan pola-pola umum struktur bahasa GSSASHLMP, serta menemukan fungsi, dan makna, yang terkandung dalamnya. Teori struktural untuk menganalisis struktur teks GSSASHLMP berupa pilihan kata yang menyangkut pembuka, isi dan penutup, serta pendekatan hermeneutik untuk menganalisis makna dan fungsi teks GSSASHLMP. Makna teks GSSASHLMP meliputi makna ketuhanan, makna kemasyarakatan, dan makna kepribadian. Fungsi teks GSSASHLMP. meliputi fungsi proyeksi, fungsi pengesah pranata kebudayaan, dan fungsi alat pendidikan.

This study aims to describe and interpret the structure, meaning, and functions contained in the GSSASHLMP text. Based on the phenomenon under study, namely the GSSASHLMP text, this study is classified as a type of qualitative research. This research uses Linguistic Anthropology as the main theory. Structural, semiotic, function, meaning, and value theories as supporting theories in the GSSASHLMP text, to see the systematic aspects of language and the general patterns of GSSASHLMP language structure, and to find the functions and meanings contained therein. Structural theory for analyzing the structure of GSSASHLMP texts in the form of word choices involving opening, content and closing, and a hermeneutic approach for analyzing the meaning and function of GSSASHLMP texts. The meaning of the GSSASHLMP text includes the meaning of God, the meaning of society, and the meaning of personality. GSSASHLMP text function. includes the projection function, the certifier function of cultural institutions, and the function of educational tools.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anshari. (2009). Hermeneutika Sebagai Teori Dan Metode Interpretasi Makna Teks Sastra. Makassar: Universitas Negeri Makassar.

Danandjaya, James. (1997). Folklor Indonesia: Ilmu gosip, Dongeng dan Lainlain. Jakarta: Balai Pustaka.

Duranti, A. (1997). Linguistic Anthropology. First Published, Cambridge: Cambridge University Press.

Endraswara, Suwardi. (2009). Metoodologi Penelitian Folklor: Konsep, Teori dan Aplikasi. Jakarta: PT. Buku Kita.

Endraswara, Suwardi. (2013). Metodologi Penelitian Sastra. Yogyakarta: CAPS (Center for Academic Publishing Service).

Halliday, M.A.K. dan Ruqaiya Hasan. 1994. Bahasa, Konteks, dan Teks: Aspek-aspek Bahasa dalam Pandangan Semiotik Sosial. Terjemahan dari Language, Contex, and Text: Aspects of Language in a Social-semiotik Perspective. Penerjemah Drs. Asrudin Barori Tou, M.A. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Head, M, G. V. (2017). The Traditional, Structural and Cognitive Approach to Linguistics. Journal Of Humanities And Social Science, 22(12), 39-43 Retrieved from http://www.iosrjournals.org/iosr-jhss/papers/Vol.%2022%20Issue12/Version-9/G2212093943.pdf.

Jufrizal. (2018). Anthropological Linguitic: An Introduction for Beginners. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Karmini, N. N. (2017). Fungsi Dan Makna Sastra Bali Tradisional Sebagai Pembentuk Karakter Diri. Mudra Jurnal Seni Budaya, 32(2), 149 – 161 Retrieved from https://media.neliti.com/media/publications/195198-ID-fungsi-dan-makna-sastra-bali-tradisional.pdf.

Keraf, Gorys. (2005). Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Moleong, Lexy J. (2010). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Published

2019-05-31