NILAI ESTETIS RELIGIUS TARI BARIS KEKUWUNG DI DESA ADAT SANDAKAN

Authors

  • Ida Bagus Gede Bawa Adnyana Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia
  • I Wayan Mastra Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia
  • Luh Putu Pancawati Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Keywords:

Nilai Estetis, Tari Baris Kekuwung

Abstract

Kebudayaan Bali sekarang ini merupakan buah dari proses historis yang begitu panjang. Pelacakan dari sejarah kebudayaan Bali dari data arkeologi menunjukan bahwa manusia Bali telah mengembangkan kebudayannya semenjak zaman prasejarah yakni masa meramu,berburu, bercocok tanam dan puncaknya terjadi pada masa perundagian. Proses penelitian ini menggunakan beberapa metode penelitian yaitu metode pengumpulan data, metode wawancara, dan metode observasi. Tari Baris Kekuwung berfungsi sebagai Tari wali, karena Tari ini merupakan tarian yang disucikan oleh masyarakat Desa Adat Sandakan. Dan pelaksanaannya hanya terbatas ketika upacara Mapag Toya dan dipura Masceti di Desa Adat Sandakan. Dalam pelaksanaan Tari Baris Kekuwung terdapat nilai estetis yang terdiri dari unsur seni tari dan unsur seni tabuh atau gambelan pengiringnya. Dan nilai religiusnya meliputi nilai tatwa, spiritual , dharama atau kebenaran dan nilai upacara. Tari Baris Kekuwung ini terlahir dari janji/ kaul masyarakat dalam pengairan atau irigasi dibidang pertanian.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aryatrohaedi,1986.Kepribadian Budaya Bangsa. J akarta: Pustakajaya.

Bagus, I Gusti Ngurah 1999. Kebudayaan Bali. Dalam Koentjaranigrat (ed), Manusi dan Kebudayaan Di Indonesia Jakarta : Djambatan.

Bandem , I Made.1983. Eksploitasi Tari Bali.Denpasar . Asti Denpasar.

Budha Gautama, I Wayan. Dharma Caruban. 2004. Surabaya : Paramita.

Dibia, I Wayan. 1999. Selayang Pandang Seni Pertunjukan Bali. Yogyakarta : Masyarakat Seni Indonesia dan artiline.

Kajeng,Nyoman,dkk.1997.Sarasamuccaya dengan teks Bahasa Sanskerta dan Jawa Kuna. Surabaya:Penerbit Paramita.

Sudarsana, I.B. Putu. Upacara dewa Yadnya. Denpasar Yayasan Dharma Sastra.

Sugiyono. Metode Penelitian Kualitatif. 2009. Alpabeta. Bandung.

Surayin, Ida Ayu. 1992 . Seri Upakara Yadnya. Denpasar : Upada Sastra.

Published

2020-11-30