PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENJASORKES SISWA KELAS VI

Authors

  • I Made Murjana Sekolah Dasar Negeri 2 Kuwum, Marga, Tabanan

Keywords:

Model Pembelajaran Kooperatif tipe STAD, Hasil Belajar

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 2 Kuwum khususnya di Kelas VI yang kemampuan siswanya untuk materi Penjasorkes cukup rendah dan belum mencapai KKM pada nilai rata-rata klasikalnya. Tujuan penulisan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk meningkatkan Prestsi belajar Penjasorkes siswa Kelas VI pada semester I SD Negeri 2 Kuwum tahun pelajaran 2019/2020 dengan menerapkan Model Pembelajaran Kooperatif tipe STAD. Metode pengumpulan datanya adalah tes hasil belajar. Metode analisis datanya adalah deskriptif

Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah nilai rata-rata hasil belajar Penjasorkes pada siklus awal adalah 69.71 dengan prosentase ketuntasan belajar 74.28% selanjutnya pada Siklus I nilai rata-rata mencapai 73.57 dengan prosentase ketuntasan 85.71% dan pada siklus II nilai rata-rata mencapai 80 dengan prosentase ketuntasan mencapai 100%. Melihat hasil belajar siswa yang sudah mencapai KKM bahkan lebih dari KKM maka tindakan dihentikan pada Siklus II. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah model pembelajaran Kooperatif Tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar Penjasorkes siswa Kelas VI semester I SD Negeri 2 Kuwum Tahun pelajaran 2019/2020.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, 1998, Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Chairani, 2003. Tipe-tipe Pembelajaran Kooperatif. Jakarta: PT Grasindo.

Depdiknas, 2005. Pembelajaran Kooperatif. Surabaya: University Press

Depdiknas. 2011. Membimbing Guru dalam Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Menjaminan Mutu Pendidikan.

Djamarah dan Zein. (1994). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Bumi Aksara, Jakarta.

Ibrahim, Muslimin dan Mohammad Nur. 2000. Pengajaran Berdasarkan Masalah. Surabaya: Unesa University Press.

Lie, Anita. 2002. Cooperative Learning: Mempraktikkan Cooperative Learning di Ruang-Ruang Kelas. Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia.

Mohamad Surya. (1979). Dalam Proses Belajar Mengajar, Bandung: PT Remaja Rosda Karya.w

Muslim ibrahim, 2006. Pembelajaran Kooperatif. Surabaya: University Press

Permana, 2004. Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD, Surabaya : University press.

Permana, 2005. Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD, Surabaya : University press.

Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. (2005). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Purwanto, Ngalim. 2000. Psikologi Pendidikan. Bandung: Rosdakarya.

Rustaman, 2003. Cooperative Learning (Mempratikkan Cooperative Learning di Rung-Ruang Kelas). Jakarta: PT Grasindo.

Rachmadiarti, 2001, Pendekatan dan Metode Pembelajaran, bahan penataran untuk Instruktur: Depdiknas.

Slavin, Robert E. 1998. Cooperative Learning : Theory, Research, and Practice.Boston: Allyn and Bacon.

Sardiman, A.M. 1988. Interaksi dan Motivasi Belajar-Mengajar Pedoman bagi Guru dan Calon Guru.Jakarta: Rajawali Pers.

Suyoso, 1998, Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Slameto. 2003. Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Published

2020-04-07

How to Cite

Murjana, I. M. . (2020). PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENJASORKES SISWA KELAS VI . Widyadari: Jurnal Pendidikan, 21(1). Retrieved from https://ojs.ikippgribali.ac.id/index.php/widyadari/article/view/731

Issue

Section

Articles